Bagi yang ingin tahu Bagaimana Cara Kerja Domain semoga artikel singkat ini bisa menjawab pertanyaan Bagaimana Cara Kerja Domain yang selama ini kita gunakan. Karena jika tanpa domain dunia hampa jadinya :) yuk simak penjelasan Bagaimana Cara Kerja Domain:

Pada dunia internet semua komputer / device saling terhubungan antara satu sama lain dan saling berkomunikasi. oleh karena itu dibutuhkan suatu alamat yang unik (saling berbeda), alamat tersebut dinamakan IP Adress. IP Address terbagi 2 saat iini IPv4 dan IPv6. IPv6 dibuat karena semakin sedikitnya IPv4 yang tersedia. Contoh IPv4 (192.168.1.1), Contoh IPv6 (2001:db8:85a3::8a2e:370:7334)

Apabila anda mengakses suatu website dengan menggunakan alamat IP tentu sangat sulit mengingatnya. Oleh sebab itu di ciptakan lah domain name, untuk mempermudah anda mengingat dan mengakses suatu alamat.

Berikut cara kerja dari domain:

Misalkan anda masukin domain “www.google.com”.

komputer akan mengecek apakah domain “www.google.com” tersedia/tersimpan di host local. Kalau tersedia maka komputer mengirim informasi IP address dari www.google.com ke browser. Lalu browser mengirim request dan mendownload content dari halaman www.google.com berdasarkan IP yang ditersimpan

Note:
Oleh sebab itu apabila anda mengganti name server dari domain, dan domain itu telah anda akses sebelumnya ketika masih menggunakan name server yang lama. domain itu tidak dapat langsung update. karena komputer anda telah menyimpan informasi alamat IP dari domain yang telah anda akses.

Jalan Keluar:
Pada windows = tutup browser (karena kadang browser jg ikut menyimpan informasi dari domain, dan akan hilang ketika ditutup). lalu klik kanan pada interface jaringan yang terhubung ke internet lalu klik repair, fungsi repair ini juga membersihkan cache yang tersimpan

Apabila tidak maka komputer coba menghubungi DNS server yang telah anda set pada komputer (defaultnya menggunakan DNS server yang disediakan ISP). DNS server pun mengecek apakah informasi dari domain “www.google.com” tersimpan. Kalau tersimpan maka DNS server akan mereply request ke komputer anda berupa alamat IP dari domain “www.google.com”. Lalu browser mengirim request dan mendownload content dari halaman www.google.com berdasarkan IP yang di terima

Note:
Oleh sebab itu apabila anda mengganti name server dari domain, namun ketika anda akses masih mengarah ke yang lama, walapun anda sudah mencoba membersihkan cache dns di komputer. Itu di sebabkan DNS server yang anda gunakan masih menyimpan informasi tersebut.

Jalan Keluar:
Mengganti DNS server.

kalau tidak tersedia di DNS server atau telah expired, lewat TTL(Time To Live) yang telah di tentukan oleh domain itu. DNS server coba meneruskan request yang anda minta ke root-server yang berjumlah 13. Lalu pada root-server diproses domain “www.google.com” dari kanan ke kiri, pada paling kanan terdapat TLD “.com”. Lalu root server mengecek pada server TLD (setiap TLD mempunyai server masing2) apakah domain “google” tersedia di list tersebut

Apabila tidak maka akan menambilkan dns error dan pada browser kadang tampil “www.google.com not found”

Apabila tersedia maka request akan di teruskan ke nameserver yang ada di domain. Lalu pada nameserver domain di cek apakah “www” pada record “google.com” tersedia.

Apabila tidak tersedia maka akan menambilkan dns error dan pada browser kadang tampil “www.google.com not found”

Apabila ada maka nameserver memberikan informasi alamat IP dari “www.google.com” ke komputer anda melalui DNS server lalu dns server menyimpan informasi dari domain ini. Setelah itu browser mengirim request dan mendownload content dari halaman www.google.com berdasarkan alamat IP yang diterima

Contoh Video Bagaimana DNS bekerja: